hmmm, ini adalah pertama kalinya saya mengpost sesuatu yang berbau ilmu pengetahuan, mungkin karena saya sudah operasi plastik dan salah satu plastik itu tersangkut di otak saya, yang terjadi ketika operasi plastik, yang ternyata itu adalah plastik pintar, yang memiliki fungsi seperti di film sponge bob, yang sangat saya sukai, yang episode dimana otak patrick tertukar, yang tepat saatnya bahwa saya sadar sudah menggunakan kata yang di setiap kalimat, yang membuat saya harus menyudahi perbuatan tersebut......
yang diatas g usah dipikirin, nanti bisa bisa kayak di film sponge bob, yang sangat saya sukai, yang episode dimana otak patrick tertukar, tuh kan mulai lagi....
yang penting silahkan baca ke bawah.....
Fakta Indonesia
yang penting silahkan baca ke bawah.....
Fakta Indonesia
Soekarno dan Hatta adalah yang
memproklamirkan kemerdekaan
Indonesia. Namun sampai tulisan ini
dibuat, tidak ada nama jalan
“Soekarno-Hatta” di Jakarta, kota tempat dibacakannya proklamasi. Nama
mereka pun baru diabadikan menjadi
nama bandara 40 tahun setelah
Indonesia merdeka. Lebih parahnya lagi,
pemerintah baru secara resmi
menyematkan gelar “proklamator” kepada mereka pada tahun 1986, atau
16 tahun setelah Soekarno wafat.
2. Ibu Kota
Belum ada negara di dunia yang berganti
ibu kota selama empat kali dalam kurun
waktu relatif singkat kecuali Indonesia,
yakni Jakarta (1945-1946), Yogyakarta
(1946-1948), Bukittinggi (1948-1949), Jakarta (1950-sekarang).
3. Sepakbola
Sepakbola merupakan salah satu
olahraga paling digemari di Indonesia,
namun tim nasionalnya tidak pernah
menang Piala Dunia FIFA. Hanya sekali
tampil pada tahun 1938, itu pun bukan membawa bendera Indonesia,
melainkan Hindia Belanda. Meskipun
Indonesia memiliki jumlah penduduk
paling banyak ke-4 di dunia dan Brazil di
peringkat ke-5, namun prestasi
sepakbola kedua negara tersebut berbeda jauh.
4. Hutan
Indonesia terkenal dengan
keanekaragaman hayatinya yang luas.
Hutan Indonesia yang luasnya mencapai
138 juta hektar merupakan tempat hidup
bagi 11% spesies tumbuhan dunia, 10% spesies mamalia dunia, dan 16% spesies
burung dunia. Meskipun demikian,
Guinness World Records pada tahun
2008 menyematkan rekor pada
Indonesia sebagai negara yang paling
kencang laju kerusakan hutannya di dunia, yakni kehilangan 1,8 juta hektar
hutan setiap tahun.
5. Pulau Dengan 17.508 pulau, Indonesia adalah
negara kepulauan terbesar di dunia.
Disinilah 3 dari 6 pulau terbesar di dunia
berada : Kalimantan, Sumatera, dan
Papua. Namun jangan heran bahwa
hampir 60% penduduknya tinggal di Pulau Jawa, padahal luasnya hanya 7%
dari seluruh wilayah Indonesia. Uniknya
lagi, ada empat pulau yang
kedaulatannya dikuasai bersama-sama
dengan pemerintah negara tetangga.
Pulau Kalimantan secara administratif dikuasai tiga pemerintahan yaitu
Indonesia, Malaysia, dan Brunei
Darussalam. Pulau Papua dikuasai
Indonesia dan Papua Nugini. Pulau Timor
dikuasai Indonesia dan Timor Leste, dan
yang terakhir Pulau Sebatik dikuasai Indonesia dan Malaysia.
6. Angka
Penyebutan angka 1-9 dalam huruf
Bahasa Indonesia mengandung misteri.
Jika kita menjumlahkan dua angka yang
huruf awalannya sama, maka hasilnya
selalu sepuluh. Berawalan S -> Satu + Sembilan =
Sepuluh
Berawalan D -> Dua + Delapan = Sepuluh
Berawalan T -> Tiga + Tujuh = Sepuluh
Berawalan E -> Empat + Enam = Sepuluh
Bahkan Lima + Lima = Sepuluh
7. Latah Latah merupakan penyakit syaraf yang
gejalanya muncul ketika dikageti, atau
tanpa sadar suka mengulangi perkataan
atau gerakan orang lain. Selain di
Indonesia, penyakit ini hanya ditemukan
pada suku Ainu di Jepang, masyarakat gurun pasir di Gobi, dan sebuah suku di
Perancis. Di Indonesia sendiri, awalnya
penyakit ini hanya ditemui pada suku-
suku di Pulau Jawa, Sumatera, dan
pedalaman Kalimantan. Namun uniknya,
lama-kelamaan latah di Indonesia dianggap keren dan menjadi trend,
terutama di kalangan selebriti. Sebagian
kaum selebriti memanfaatkan latah
sebagai modal ketenaran atau ciri khas
selaku entertainer.
8. Tanggal 17 Agustus Bila 17 Agustus menjadi tanggal
kelahiran Indonesia, justru tanggal
tersebut menjadi tanggal kematian bagi
pencetus pilar Indonesia. Pada tanggal
itu, pencipta lagu kebangsaan
“Indonesia Raya”, WR Soepratman (wafat 1937) dan pencetus ilmu bahasa
Indonesia, Herman Neubronner van der
Tuuk (wafat 1894) meninggal dunia.
9. Menteri Orang Indonesia Asli
Setelah merdeka 43 tahun, Indonesia
baru memiliki seorang menteri pertama
yang benar-benar “orang Indonesia
asli”. Hal itu karena semua menteri
sebelumnya lahir sebelum Indonesia merdeka (17 Agustus 1945). Itu berarti,
mereka pernah menjadi warga Hindia
Belanda dan atau pendudukan Jepang,
sebab negara hukum Republik Indonesia
memang belum ada saat itu.
“Orang Indonesia asli” pertama yang menjadi menteri adalah Ir. Akbar
Tanjung (lahir di Sibolga, Sumatera Utara,
30 Agustus 1945), sebagai Menteri
Negara Pemuda dan Olahraga pada
Kabinet Pembangunan V (1988-1993).
10. Ramah Selain karena keindahan alamnya,
banyak wisatawan mancanegara
memuji keramahan orang Indonesia.
Berdasarkan survey The Smiling Report
2009, Indonesia adalah negara paling
murah senyum di dunia. Indonesia, bersama Hongkong, juga dinobatkan
sebagai negara yang terbaik dalam
mengucapkan salam. Namun hal ini tidak
diikuti dengan pengelolaan yang baik
terhadap indutri pariwisatanya.
Buruknya birokrasi dan tingginya tingkat korupsi juga sangat menakutkan bagi
para investor untuk berbisnis di negara
paling murah senyum ini.
11. Pusat Perbelanjaan
Jakarta sebagai ibu kota Indonesia
memiliki tata ruang yang sangat sangat
berantakan. Di kota ini berdiri 130 pusat
perbelanjaan, terbanyak diantara kota-
kota besar lainnya di seluruh dunia. Banyak wilayah di Jakarta yang tadinya
direncanakan untuk kawasan hunian,
konservasi, bahkan resapan air namun
diubah menjadi pusat perbelanjaan.
12. Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)
Sampai tulisan ini dibuat, Indonesia
merupakan satu-satunya negara yang
pernah keluar dari PBB. Bergabung
pertama kali tahun 1950 sebagai
anggota ke-60 PBB, kemudian Indonesia menarik keanggotaannya pada tahun
1965. Soekarno, presiden Indonesia saat
itu sangat berang dengan keputusan PBB
mengakui kedaulatan Malaysia dan
menjadikan Malaysia anggota tidak tetap
Dewan Keamanan PBB. Lalu kemudian Soekarno mendirikan Conefo (Konferensi
Negara-Negara Kekuatan Baru) sebagai
tandingan PBB. Sebelum keluar dari PBB,
Soekarno sempat menyampaikan pidato
dengan berapi-api di Sidang Umum PBB
yang isinya meminta agar badan dunia tersebut dipindahkan markas besarnya
ke luar Amerika Serikat. Bukan hanya
pidatonya saja yang berhasil mendapat
berkali-kali tepukan tangan, namun
Soekarno juga sukses
menyelenggarakan Ganefo (tandingan Olimpiade versi Conefo) yang diikuti
2.250 atlet dari 48 negara di Asia, Afrika,
Eropa dan Amerika Selatan, serta diliput
sekitar 500 wartawan asing. Saat-saat
itulah terakhir kali Indonesia memiliki
pemimpin superpower dan menjadi salah satu negara yang paling disegani
di seluruh dunia.
13. Hewan
Indonesia memiliki kekayaan fauna
yang luar biasa. Hewan purba yang
masih hidup di Indonesia adalah
komodo, kadal terbesar di dunia dengan
berat 90kg dan panjang 3 meter. Terdapat juga ikan terkecil di dunia
sebesar nyamuk yang ditemukan di
Sumatera. Di Sulawesi masih hidup
primata terkecil di dunia yang mirip
monyet yakni Tarsier Pygmy (Tarsius
Pumilus) atau disebut juga Tarsier Gunung yang panjangnya hanya 10 cm.
Di pulau yang sama ditemukan pula ular
terpanjang di dunia sepanjang 10 meter
yaitu Python Reticulates.
14. Suku & Bahasa Indonesia merupakan negara yang
memiliki suku bangsa terbanyak di
dunia, dengan lebih dari 740 suku
bangsa/etnis, maka dari itu tidak heran
bahwa Indonesia juga merupakan
negara dengan bahasa daerah yang terbanyak, yakni 583 bahasa dan dialek.
Sadar bahwa bentrokan antar etnis
sangat berpotensi terjadi, maka pendiri
Republik ini menyepakati semboyan
bangsa “Bhinneka Tunggal Ika” (yang
artinya “Berbeda-beda tapi tetap satu juga”).
15. Ramalan Tentang Pemimpin
Indonesia termasuk negara yang kaya
dengan dunia mistis alias gaib, termasuk
soal ramal-meramal. Salah satunya
tercatat nama Prabu Jayabaya, yang
memerintah Kerajaan Kediri sekitar tahun 400-an Masehi. Dari sekian banyak
ramalannya, yang sangat tersohor
adalah ramalan tentang siapa orang
yang akan memimpin Indonesia (baca:
Presiden Indonesia). Pemimpin pertama yakni Soekarno,
digambarkan sebagai orang yang :
- memakai kopiah warna hitam (kethu
bengi)
- sudah tidak punya ayah (yatim)
- suaranya menggelegar - berkharisma
- bergelar serba mulia (Pemimpin Besar
Revolusi dan Panglima Tertinggi ABRI)
- kebal terhadap berbagai senjata
(sering lolos dari percobaan
pembunuhan) - punya kelemahan mudah dirayu
wanita cantik
- tidak berdaya terhadap anak-anak
kecil yang mengelilingi rumah beliau
(mundurnya Soekarno karena di-demo
para pelajar dan mahasiswa) - sering mengumpat orang asing (anti
imperialisme) Pemimpin kedua yakni Soeharto,
digambarkan sebagai orang yang :
- didukung oleh “Kartikapaksi” (ini
lambang yang digunakan ABRI)
- memakai topi baja hijau atau tutup
kwali lumuten (militer) - kaya raya
- menjadi pemimpin dunia (Soeharto
menggagas membentuk ASEAN, dimana
konon menurut sejarahnya, ASEAN
merupakan kesatuan dari kerajaan
Majapahit) - digantikan oleh “Raja dari negeri
seberang” (Soeharto digantikan oleh BJ.
Habibie yang berasal dari Nusa Srenggi,
Sulawesi) Setelah era kedua pemimpin tersebut,
Jayabaya meramalkan akan muncul
pemimpin yang digambarkan sebagai
Raja yang :
- bergelar Satriya Piningit
- sudah tidak punya ayah-ibu - telah lulus Weda Jawa
- bersenjatakan Trisula
karena ramalan-ramalan sebelumnya
berupa kiasan, saya pun tidak mengerti
siapa yang dimaksud dengan Satriya
Piningit. Ramalan Jayabaya yang tak kalah
terkenalnya pula adalah 2 huruf akhir/
sebagian kata nama pemimpin
Indonesia yang dirangkum dalam
sebuah kata NOTONOGORO. Dan hal itu
sudah pula terbukti dengan 3 periode masa pemerintahan presiden Indonesia,
yaitu: SoekarNO, SoeharTO, Susilo
Bambang YudhoyoNO. Bagaimana
dengan BJ Habibie, Megawati dan Gus
Dur/Abdurahman Wahid?? 3 Presiden itu
tidak dihitung karena tidak memerintah selama 1 masa pemerintahan penuh.
Konon katanya seorang presiden yang
akan menjadikan Indonesia makmur dan
sejahtera, dipandang dunia dan
dihormati adalah seorang presiden
dengan huruf akhir “GO”. Siapakah dia?
Sumber : m.kompasiana.com/post/sosbud/2010/02/20/15-fakta-unik-tentang-indonesia/
0 komentar:
Posting Komentar